Jumat, 26 April 2013

LAPORAN PENGAMATAN BIOLOGI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TANAMAN KACANG HIJAU




LAPORAN PENGAMATAN BIOLOGI
tentang :
Pengaruh Volume Pemberian Nutrisi Terhadap Proses Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Tumbuhan Kacang Hijau ( Vigna radiata)




Oleh :
Kelompok 2  , XII IPA 1
1.      Amalia Okvitariandari
2.      Abdul Karim
3.      Baiq . Purnama Sari Dewi
4.      Baiq . Galuh Fatma
5.      Amirudin Syah



KATA PENGANTAR

Pertama kami mengucapkan puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala kebesaran dan limpahan nikmat yang diberikan-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikanlaporan percobaan pengamatan tentang “ Pengaruh Volume Pemberian Nutrisi Terhadap Proses Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Tumbuhan Kacang Hijau ( Vigna radiata ) “. Adapun penulisan laporan percobaan ini bertujuan untuk membedakan kondisi yang dialami biji kacang hijau dan mengetahui pengaruh nutrisi terhadap biji kacang hijau dalam pertumbuhan dan perkembangnya .Dalam penulisan percobaan ini, berbagai hambatan telah kami alami. Oleh karena itu, terselesaikannya laporan percobaan ini tentu saja bukan karena kemampuan kami semata-mata. Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak-pihak yang terkait.Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih kepada Ibu Pengajar Mata Pelajaran Biologi yang telah membantu kami dalam menyelesaikan laporan percobaan ini. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, yang telah membantu menyelesaikan laporan percobaan ini.Dalam penyusunan laporan percobaan ini, kami menyadari pengetahuan dan pengalaman kami masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kami mohon maaf jika ada kesalahan yangs engaja maupun tidak sengaja telah kami lakukan.  Terima kasih.




Gerung , 13 September 2012

Penulis

Kelompok 2, XII Ipa 1



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang tidak dapatdipisahkan, karena prosesnya berjalan bersamaan. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible, atau tidak dapat kembali ke bentuk semula. Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.
            Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah makanan ( nutrisi ) . Pemupukan merupakan salah satu cara penambahan nutrisi yang di butuhkan oleh tumbuhan .


1.2 Tujuan
Pengamatan ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh volume pemberian nutrisi terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau ( Vigna radiata)
.
1.3 Rumusan masalah
Apakah ada pengaruh  volume pemberian nutrisi  terhadap pertumbuhan dan perkembangan  pada kacang hijau ( Vigna radiata) ?

1.4Waktu dan Tempat
Pengamatan ini mulai dilaksanakan pada hari Sabtu , tanggal 08 September 2012 sampai dengan hari Kamis , tanggal 12 September 2012. Lamanya penelitian berlangsung selama lima hari. Tempat di laksanakan pengamatan ini di Rumah Amalia okvitariandari , Banyumulek.



BAB II
KEGIATAN INTI
1.1Landasan Teori

A.     Pengertian pertumbuhan dan perkembangan

Pertumbuhan dapat diartikan sebagai peristiwa perubahan biologis pada makhluk hidup yang berupa  pertambahan ukuran (volume , massa ,tinggi , serta jumlah sel ) secara irreversible, atau tidak dapat kembali ke bentuk semula. Pertumbuhan dapat terjadi karena di dalam tumbuhan terdapat jaringan meristematis . Jaringan meristematis tidak hanya terdapat pada ujung akar atau ujung batang sehingga menghasilkan pertumbuhan memanjang , tetapi juga terdapat di bagian kambium batang sehingga ukuran batang membesar.pertumbuhan dapat di ukur dan dinyatakan secara kualitatif maupun kuantitatif .Pengukuran ini dapat dilakukan dengan alat ukur misalnya , penggaris,jangka sorong , atau dengan auksanometer.
 Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaanm tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.Perkembangan bersifat kualitatif , artinya tidak dapat dinyatakan dalam ukuran ( jumlah , volume , dan massa ) .Perkembangan pada tumbuhan umumnya berlangsung seiring dengan pertumbuhan .
Pada proses pertumbuhan selalu terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur.Pengukuran pertumbuhan akan menghasilkan grafik berbentuk huruf S yang di kenal dengan Grafik Sigmoid.Berdasarkan grafik ini , pertumbuhan dapat di bedakan menjadi empat fase yaitu fase awal ( pertumbuhan secara lamban ) , fase log ( pertumbuhan mencapai maksimum ) , fase perlambatan ( pertumbuhan menjadi lambat) , fase stasioner ( pertumbuhan terhenti ).Pada fase log terjadi pertumbuhan yang sangat cepat dan di ikuti penurunan kecepatan pertumbuhan.







         Fase stasioner
 


                             Fase log
              Parameter
Pertumbuhan     Fase awal
 


                           (a)           (b)            (c)            (d)
 

                                    ( Kurva Pertumbuhan )

B.     Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan

a.       Faktor eksternal/lingkungan.
Faktor ini merupakan faktor luar yang erat sekali hubungannya dengan proses pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa factor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan adalah sebagai berikut:
1.      Makanan ( nutrisi )
Unsur hara atau mineral yang dibutuhkan oleh tumbuhan dapat di bagi menjadi dua , yaitu :
a.       Makroelemen , yaitu unsur yang di butuhkan dalam jumlah besar. Makroelemen terdiri atas sembilan unsur utama , yaitu karbon , oksigen , hidrogen , nitrogen , sulfur , fosfor , kalsium , kalium , dan magnesium.
b.      Mikroelemen , yaituunsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Mikroelemen terdiri atas delapan unsur , yaitu zat besi , klorin , tembaga , seng , molibdenum , boron , nikel , dan mangan . Mikroelemen berperan sebagai kofaktor reaksi enzimatis pada tumbuhan.
Tumbuhan yang kekurangan  sebagian nutrisi di atas akan mengalami defisiensi .Contoh : defisiensi nitrogen yang merupakan unsur pembentukan klorofil akan mengakibatkan daun menguning (klorosis).
Kandungan unsur tersebut dapat di temukan pada pupuk yang sering di gunakan untuk tanaman, seperti :
a.       Pupuk organik
Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa – sisa makhluk hidup yang telah mengalami peruraian ( dekomposisi) oleh mikroorganisme pengurai. Contohnya pupuk kompos dan pupuk kandang. Pupuk organik memiliki kandungan unsur hara yang lengkap tetapi umumnya dalam kondisi yang tidak tinggi.
b.      Pupuk anorganik
Pupuk anorganik atau pupuk buatan adalah jenis pupuk yang di buat oleh pabrik dengan cara mencampur berbagai bahan kimia sehingga memiliki persentase kandungan hara tertentu yang tinggi. Contohnya : Urea , KCL, Grand – S 15, Tanigro, Grand-K Kalimags dan lain – lain.

2.      Air dan oksigen
Pada tumbuhan , air berfungsi untuk fotosintesis , mengaktifkan reaksi enzimatik , menjaga kelembapan , dan membantu perkecambahan biji. Oksigen dibutuhkan dalam proses respirasi untuk menghasilkan energi.









1.2  Alat dan Bahan

a. Biji Kacang Hijau 50 biji .
b. Air 2200 ml .
c. Tanah..
d. Pot 5 buah berdiameter 20cm (wadah penanaman) .
e. Sendok makan ( 8 ml / 8 gram ) .
f.  Penggaris .
g. Pupuk urea 80 gram .
h. Gelas  ukuran 220 ml .

1.3  Langkah kerja

1.      Rendam biji kacang hijau selama ± 6 jam.
2.      Pilih biji yang baik ( biji yang tenggelam ).
3.      Isilah  setengah pot dengan tanah .
4.      Berilah nomer pada masing – masing pot sesuai volume pemberian pupuk.
Pot 1 dengan volume pemberian pupuk 8 ml .
Pot 2 dengan volume pemberian pupuk 16 ml .
Pot 3 dengan volume pemberian pupuk 24 ml .
Pot 4 dengan volume pemberian pupuk 32 ml .
Pot 5 dengan volume pemberian pupuk 40 ml .
5.      Tanamkan biji kacang hijau ke masing masing pot yang telah berisi tanah.
6.      Berilah tanda pada masing – masing biji ke -1 sampai biji ke 10 .
Biji 1 : biru tua, biji : 2 biru muda, biji 3 : ungu , biji 4 : orange, biji 5 : abu - abu, biji 6 : merah, biji 7 : coklat, biji 8 : hijau, biji 9 : kuning , biji 10 : putih.
7.      Siram masing – masing biji kacang hijau .
8.      Larutkan sepuluh sendok makan  pupuk urea ke dalam  2200 ml air .
9.      Berikan pupuk urea pada tiap biji kacang hijau dengan volume pemberian pupuk yang berbeda.
10.  Kemudian simpanlah biji kacang hijau tersebut ditempat yang sama tetapi dengan jarak yang berbeda ( tidak terlalu dekat ) .
11.  Amati pertumbuhannya dari hari kehari hingga beberapa hari kedepan sesuai waktu yang telah ditentukan.
12.  Mendata perkembangan dan pertumbuhan biji kacang hijau  setiap harinya.
13.  Hari terakhir pengamatan, masukkan hasil pengamatan tersebut kedalam tabel pengamatan .
14.  Kemudian buatlah grafik pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau tersebut.






 

BAB III
PEMBAHASAN



Dari penelitian yang  telah kami lakukan, dapat di peroleh data bahwa nutrisi terutama pupuk sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman.Pemberian volume pupuk juga ikut mempengaruhi pertumbuhan tanaman tersebut. Pemberian volume pupuk yang tepat akan membuat tanaman tumbuh subur , sebaliknya jika pemberian volume pupuk yang terlalu berlebihan akan menyebabkan kematian pada tanaman tersebut atau pertumbuhannya menjadi lambat. Dapat kita lihat pada tabel dan grafik bahwa tanaman yang diberi pupuk dapat tumbuh hingga 17,2 cm. Selain itu adanya perbedaan pertumbuhan tanaman juga disebabkan oleh pemberian volume pupuk yang berbeda-beda. Tanaman di POT 1  yang diberi pupuk sebanyak 8 ml tumbuh lebih cepat dibandingkan tanaman yang di POT lainnya karena  adanya perbedaan pertumbuhan yang dialami oleh tanaman yang di sebabkan adanya perbedaan pemberian volume pupuk. Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak hanya terjadi antara satu pot dengan pot lainnya , perbedaan ini juga terjadi pada setiap biji meskipun berada dalam satu pot dan dengan pemberian volume nutrisi(pupuk) yang sama.
Hasil pengamatan yang kami melakukan setelah penanaman biji kacang hijau yang sudah di rendam selama ± 6 jam .
a.       Hari pertama, biji kacang hijau mulai tumbuh bagian tunasnya mulai memanjang , pertumbuhan dan perkembangan setiap pot dan biji mengalami perbedaan .
b.      Hari kedua , tumbuhan kacang hijau mulai tumbuh , biji mulai mengelupaskan kulitnya hingga bagian daunnya  mulai muncul dan adapula biji yang masih terselimuti oleh kulitnya , pertumbuhan biji kacang hijau ada yang lebih cepat dan ada yang lebih lambat , pertumbuhan yang paling cepat ada pada POT 1.
c.       Hari ketiga , tumbuhan  kacang hijau mulai bertambah tinggi , ada biji yang sudah mengekuarkan daunnya dan adapula biji yang belum mengeluarkan daunnya, pertumbuhan ini relatif lebih cepat terjadi pada POT 1 sampai POT 3.
d.      Hari keempat , tumbuhan kacang hijau bertambah tinggi dan mulai melebarkan daunnya yang terjadi pada POT 1 dan POT 2 , dan mulai membelah dan mengeluarkan daunnya terjadi pada POT 3 , pertumbuhan tinggi terjadi pada POT 4 dan POT 5 yang relatif lebih lambat.
e.       Hari kelima , tumbuhan kacang hijau semakin bertambah tinggi , dan ada juga tumbuhan yang akarnya mulai layu bahkan membusuk , tetapi tumbuhan tersebut masih tetap mengalami pertumbuhan .

Secara keseluruhan rata – rata pertumbuhan  tidak merata, pertumbuhan yang paling cepat  hingga terendah di mulai dari  POT 1 , POT 2 , POT 5, POT 3 dan  POT 4.









BAB IV
PENUTUP




A.      Kesimpulan

Dalam pertumbuhannya, tanaman selain memerlukan faktor-faktor internal untuk pertumbuhannya juga membutuhkan faktor eksternal berupa kecukupan suhu, air, cahaya dan tentunya nutrisi. Bila ada ketidakseimbangan antara salah satu faktor tersebut, tanaman tidak akan mencapai pertumbuhan yang optimal,selain itu pemberian volume nutrisi yang berbeda sangat mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dan setiap tumbuhan memiliki perbedaan kebutuhan nutrisi , ada tumbuhan yang memerlukan nutrisi dalam volume yang besar dan ada yang membutuhkan nutrisi dalam volume yang kecil sehingga meskipun pemberian volume nutrisinya sama belum tentu pertumbuhan dan perkembangannya sama tergantung tumbuhannya ( biji ) .

B.      Saran
1.       Sebaiknya sebelum melakukan percobaan pastikan biji kacang hijau yang dipilih dalam keadaan baik ( yang tenggelam) .
2.       Memastikan  volume pupuk yang di berikan sesuai dengan  tanaman yang akan di tanam, sehingga tanaman tersebut akan tumbuh dengan subur karena pemberian volume pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar